SITUBONDO – “Balita itu kalau kita beri HP, dia akan mengotak-atik sendiri, dalam seminggu mungkin dia sudah bisa kirim SMS dan lain sebagainya. Semangat curiosity balita itu harus kita tiru, apalagi menyangkut Pusat Data” ucap Bupati Situbondo, H.Dadang Wigiarto, SH, saat memberikan sambutan dalam acara Peletakan Batu Pertama Renovasi Gedung Pusat Data Pembangunan Daerah (PD2) Kabupaten Situbondo (20/02/2015). Beliau juga menyampaikan bahwa di tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Situbondo akan mulai membangun backbone jaringan dengan menggunakan fiber optic (FO). Oleh karena itu perlu sinergi dan dukungan semua SKPD agar proyek besar tersebut bisa terwujud dan dimanfaatkan secara maksimal. “Percuma kita bangun FO, jika operator di SKPD ogah-ogahan. Saya sedang memikirkan perlunya kontrak kinerja agar semua itu bisa langsung operasional” pungkasnya mengakhiri sambutan.

Dalam laporannya, Drs. Haryadi Tejo Laksono, M.Si, Kepala Bappeda, mengungkapkan rasa syukurnya atas dimulainya renovasi. “ Renovasi gedung ini memang sempat ditunda, namun atas kerja sama semua pihak khususnya AIPD dan Yayasan BaKTI akhirnya hari ini bisa dimulai” paparnya. Proyek yang menelan biaya lebih dari 800 juta itu didanai penuh oleh AIPD dengan menggandeng Yayasan BaKTI sebagai implementing partner.

Sebelumnya, sejak tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Situbondo membangun kerja sama dengan AIPD. Pengembangan Pusat Data Pembangunan Daerah (PD2) merupakan salah satu produk kunci proyek pengelolaan pengetahuan-AIPD yang diimplementasikan oleh Yayasan BaKTI. Selain dukungan renovasi fisik dan interior bangunan, Pemkab Situbondo juga difasilitasi pengadaan aplikasi pusat data, bantuan sarana prasarana, pembentukan forum data, dan pelatihan staf pengelola PD2. Di Jawa Timur, selain Situbondo, dukungan serupa juga diberikan kepada kabupaten Malang dan Trenggalek.(BaKTI/Cak Jun)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY